Showing posts with label inspirasi. Show all posts
Showing posts with label inspirasi. Show all posts

Wednesday, April 25, 2018

renungan

"Bila kamu tak tahan penatnya belajar, maka kamu akan menanggung perihnya kebodohan."
- (Imam Syafi'i)

"Jangan cintai orang yang tidak mencintai Allah. Kalau Allah saja ia tinggalkan, apalagi kamu"
- (Imam Syafi'i)

"Barangsiapa yang menginginkan Husnul Khatimah, hendaklah ia selalu bersangka baik dengan manusia".
- (Imam Syafi'i)

"Doa di saat tahajud adalah umpama panah yang tepat mengenai sasaran."
- (Imam Syafi'i)

"Ilmu itu bukan yang dihafal tetapi yang memberi manfaat.”
- (Imam Syafi'i)

"Siapa yang menasihatimu secara sembunyi-sembunyi maka ia benar-benar menasihatimu. Siapa yang menasihatimu di khalayak ramai, dia sebenarnya menghinamu''
- (Imam Syafi'i)

"Berapa banyak manusia yang masih hidup dalam kelalaian, sedangkan kain kafannya sedang ditenun".
- (Imam Syafi'i)

dikutip dari buku " motivasi "

Tuesday, April 24, 2018

secangkir ilmu paham

Tingkat terbawah dalam ilmu itu adalah "paham".
Ini wilayah kejernihan logika berfikir dan kerendahan hati. Ilmu tidak membutakannya, malah menjadikannya kaya.

Tingkat ke dua terbawah adalah "kurang paham".
Orang kurang paham akan terus belajar sampai dia paham ..., dia akan terus bertanya untuk mendapatkan simpul-simpul pemahaman yang benar ...!

Naik setingkat lagi adalah mereka yang salah paham. Salah paham itu biasanya karena emosi dikedepankan, sehingga dia tidak sempat berfikir jernih. Dan ketika mereka akhirnya paham, mereka biasanya meminta maaf atas kesalah-pahamannya. Jika tidak, dia akan naik ke tingkat tertinggi dari ilmu.

Nah, tingkat tertinggi dari ilmu itu adalah gagal paham. Gagal paham ini biasanya lebih karena kesombongan.

Karena merasa berilmu, dia sudah tidak mau lagi menerima ilmu dari orang lain.
Tidak mau lagi menerima masukan dari siapapun (baik itu nasehat dll ), atau pilih-pilih hanya mau menerima ilmu (nasehat) dari yang dia suka saja ..., bukan ilmu yg disampaikan, tapi siapa yang menyampaikan ...?

Tertutup hatinya.
Tertutup akal pikirannya.
Tertutup pendengarannya.
Tertutup logikanya.

Ia selalu merasa cukup dengan pendapatnya sendiri.

Parahnya lagi ...,

Dia tidak menyadari bahwa pemahamannya yang gagal itu, menjadi bahan tertawaan orang yang paham.

Dia tetap dengan dirinya,
dan dia bangga dengan
ke-gagal paham-annya ...

"Kok paham ada di tingkat terbawah dan gagal paham di tingkat yang paling tinggi ? Apa tidak terbalik ?"

"Orang semakin paham akan semakin membumi, menunduk, merendah."
Dia menjadi bijaksana, karena akhirnya dia tahu, bahwa sebenarnya banyak sekali ilmu yang belum dia ketahui, dia merasa seakan dia tidak tahu apa-apa ...
Dia terus mau menerima ilmu, darimanapun ilmu itu datangnya.
Dia tidak melihat siapa yang bicara, tetapi dia melihat apa yang disampaikan ...!
Dia paham.

ilmu itu seperti air, dan air hanya mengalir ke tempat yang lebih rendah.
Semakin dia merendahkan hatinya, semakin tercurah ilmu kepadanya.
Sedangkan gagal paham itu ilmu tingkat tinggi.
dia seperti balon gas yang berada di atas awan.
Dia terbang tinggi dengan kesombongannya.
Memandang rendah ke-ilmuan lain yang tak sepaham dengannya,

Dan merasa akulah kebenaran ... !!!

Masalahnya ..., dia tidak mempunyai pijakan yang kuat, sehingga mudah ditiup angin, tanpa mampu menolak.
Sering berubah arah, tanpa kejelasan yang pasti.

Akhirnya dia terbawa ke-mana2 sampai terlupa jalan pulang ..., dia tersesat dengan pemahamannya dan lambat laun akan dibinasakan oleh kesombongannya ...

Dia akan mengakui ke-gagal paham-annya ..., dengan penyesalan yang amat sangat dalam.

"Jadi yang perlu diingat ...,
akal akan berfungsi dengan benar, ketika hatimu merendah ...
Ketika hatimu meninggi.., maka ilmu juga-lah yang akan membutakan si pemilik akal ..."

Ternyata di situlah kuncinya.
"Lidah orang bijaksana, berada didalam hatinya, dan tidak pernah melukai hati siapapun yang mendengarnya ..., tetapi hati orang dungu, berada di belakang lidahnya, selalu hanya ingin perkataannya saja yang paling benar dan harus didengar ... !!!"

"Ilmu itu open ending"
Makin digali makin terasa dangkal. 
Jadi kalau ada orang yang merasa sudah tahu segalanya, berarti dia tidak tahu apa-apa ... !!!"

dikutip dari buku " motivasi "

sekedar kata

Hobyku menulis
Jika pembaca merasa senang, 
Itu adalah membahagiakan

Seperti membahasakan apa yang mereka rasakan, 
Seperti memahami meski tidak sejalan

Dan aku akan selalu mencoba menjadi yang mewakilkan 
Dari perasaan perasaan yang terabaikan.

dikutip dari buku " motivasi "

karena Dia

Jatuh hati adalah hak setiap insan manusia, namun urusan jodoh biarkan Allah yang berkehendak. Apa jadinya jika hati yang mencinta terlalu mengharap akan manusia, bisa jadi akan lupa segalanya, melupakan bahwa pemilik cinta sesungguhnya adalah Dia, Allah Azza wa Jalla.
dikutip dari film "karena dia".

Monday, April 16, 2018

belajar sabar

Belajar SABAR meski tertatih,,,
Belajar IKHLAS meski kadang masih suka mengeluh,,,
Belajar TABAH meski hati susah,,,
Belajar TEGAR meski sering menangis karena terjatuh dan luka,,,
Belajar MENAHAN AMARAH meski hati berdarah,,,
Belajar dan belajar...
Belajar tak ubahnya menanam sebutir biji....
Disemai dengan kesabaran,,,
Dirawat penuh keikhlasan,sekalipun kadang lelah menanti kapan biji itu akan berkecambah dan bertunas,,,
Tak mudah memang,,,
Namun tak ada alasan untuk tidak BELAJAR MENJADI PRIBADI YANG LEBIH BAIK DARI KEMARIN..

barokallahufii umrik saudaraku

sahabat hari demi hari telah kita lalui,
penuh canda dan tawa juga emosional.
dihari bahagiamu ini tak lupa ku ucapkan do'a tulus suci,
semoga panjang umur, sehat dan sukses selalu.
 dan jadilah insan yang bijak dalam menyikapi kenyataan yang ada, senantiasa bahagia selalu

kala cinta menyapa

Dikala cinta menyapa,
Dunia begitu indah berwarna,
Bunga-bunga di hati bersemi,
Harum mewangi bagaikan kasturi.

Walau cinta tak berwujud,
Namun ia menguasai hidup,
Tatkala hati tersentuh cinta.

Walaupun cinta itu tidak berwarna nyata,
Tapi ia membekas biru diQalbu,
Wahai Maha Sang Pencipta cinta,
Indahnya cinta adalah kurniaan-Mu.

Ajari kami hamba-hamba-Mu rasa bersyukur atas segala kurnia-Mu..
Ajari kami bahasa cinta-Mu yang ikhlas..
Ajari kami memaknai cinta-Mu yang damai dan penuh kasih agar bersemi di sepanjang musim tanpa pupus..

Ya Allah, teguhkanlah hati kami untuk mencintai-Mu dan mencintai Rasul-Mu di atas segala cinta..

Ya Allah, kurniakanlah kepada kami cinta yang hanya mengharapkan redha-Mu,
Cinta yang hadir dihati tanpa sebab, tanpa syarat, tak terbatas oleh ruang, waktu dan jarak yang membentang,,

Andai benar cinta itu kerana Allah, biarkanlah Allah yang mengatur segalanya hingga keindahan itu datang pada waktunya.

Jika kita mencintai seseorang, belajarlah untuk mencintai Sang Pemberi Cinta,
Hati itu begitu mudah terbolak balik, maka serahkanlah rasa itu pada-Nya, berserahlah kerana Allah sebaik-baik penjaga...

inspirasi pagi

Memperjuangkan impian emang kerasa melelahkan,
Tapi jauh lebih melelahkan hidup tanpa ada yang diperjuangkan.

berubah

Mulai hari ini,
kau tidak selalu harus mencoba memperbaiki sesuatu yang telah rusak.
Mungkin hari ini saatnya belajar untuk memulai kembali dan menciptakan sesuatu yang lebih baik.

ibadah

Jangan batasi ibadah hanya ketika di mesjid.
Ada yang menganggap beramal itu hanya ketika dudk di mesjid, sholat, ngaji, dzikir, dan membaca al-qur'an. Jangan lupa, bekerja dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore, ditambah lagi apabila lembur itu juga adalah ibadah. Karena, bekerja mencari nafkah yang halal untuk keluarga dirumah adalah ibadah, bernilai pahal dihadapan Allah.
Maka, kalau difahami bahwa bekerja adalah amal ibadah, tidak akan ada pegawai yang main "game on-line" saat jam kantor, tidak akan ada karyawan yang curang dalam laporan tugas nya.

#semua bernilai ibadah jika dilandasi karna Allah ta'ala

inspirasi

Jika kegagalan serupa hujan,
Dan keberhasilan serupa mentari,
Butuh keduanya untuk melihat pelangi.

manusia

Mungkin ada yang berfikir salah jika hati jatuh.
Mungkin tak berfikir bahwa siapapun bisa tersentuh.
Jelas tidak mustahil, karena aku manusia utuh.
punya raga, punya jiwa yang suatu saat bisa rapuh.

Sunday, April 15, 2018

perpisahan

pertemuan yang bahkan penuh dengan ketidaksengajaan...
kedekatan dengan penuh kehangatan...
bahkan adanya pertengkaran yang terkadang jadi warna warni hiasan...
haruskah berlalu secepat itu?
ah...
masa-masa manis penuh dengan imajinasi yang berakhir dengan isak tangis.
#perpisahan